Dampak obesitas terhadap metabolisme dan kebutuhan energi

Hal ini terjadi karena di dalam sel tidak ada zat makanan yang dibutuhkan untuk mengadakan metabolisme. Apalagi di zaman modern seperti sekarang ini.

Kebanyakan kasus kegemukan adalah faktor keturunan.

Obesitas atau Kegemukan

Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kecepatan metabolisme basal? Studi-studi menyarankan bahwa orang langsing cenderung kurang memperoleh energi dari makanan yang mereka santap karena mereka mengubah lebih banyak energi dari makanan menjadi panas daripada menjadi energi untuk digunakan atau disimpan.

Pengatur keseimbangan energi dalam tubuh adalah hormon, kelenjar hipotalamus dan faktor genetik. Agar aktifitas yang kita lakukan sehari- hari ini dapat berjalan dengan baik.

Mineral, bermanfaat sebagai: SDA specifik Dinamic Action yaitu energi yang dibutuhkan untuk metabolisme makanan. Prinsip mekanisme kontrol homeostasis dalam bidang fisiologi ditentukan oleh 3 faktor penting, yaitu reseptor, pusat kontrol dan efektor.

Homeostasis adalah suatu kondisi keseimbangan internal yang ideal, di mana semua sistem tubuh bekerja dan berinteraksi dalam cara yang tepat untuk memenuhi semua kebutuhan dari tubuh.

Efektor Efektor adalah faktor penerima stimulus balik dari pusat kontrol, yang mengolah stimulus tersebut menjadi suatu aktifitas gerak untuk menjawab mengendalikan perubahan lingkungan sesuai yang dikehendaki pusat kontrolnya. Umumnya, rangsangan saraf simpatis ini dipengaruhi stress individu yang menyebabkan peningkatan produksi epineprin dan norepineprin yang meningkatkan metabolisme.

Pada bayi baru lahir, brown fat ditemukan pada skapula, aksila, dan area ginjal. Promosi yang berlebihan melalui media massa Usia remaja merupakan usia dimana mereka sangat tertarik pada hal-hal baru.

Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini yaitu: Robert L. Kesalahan dalam asupan energi dan protein, dapat menimbulkan dampak yang tidak baik pada status gizi. Sebenarnya perbedaan kecepatan metabolisme pada setiap orang bukan sesuatu yang alami.

Kondisi basal tersebut meliputi: Seperti ketika tidur, maka suhu tubuh kita akan lebih rendah dibanding saat kita sedang bangun atau dalam aktivitas. Suhu tubuh manusia diatur oleh system thermostat di dalam otak yang membantu suhu tubuh yang konstan antara Kozier, dkk Stres berat dan lama dapat menyebabkan ketidakseimbangan parah kondisi keseimbangan ini.

Menurut WHO, obesitas sudah merupakan masalah global dan menjadi masalah kesehatan yang harus segera diatasi. Tidur Tidur juga akan mempengarui kecepatan metabolisme basal kita. Lemak, bermanfaat sebagai: Perangsangan saraf simpatis untuk meningkatkan sekresi kelenjar keringat seiring dengan meningkatnya aliran darah ke kulit.

Tidak memakan atau membatasi makanan yang menyebabkan peradangan akan menurunkan resiko masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung, obesitas, sindrom metabolik dan hipertensi. Mekanisme penghilangan panas Perolehan dan penghilangan panas melibatkan aktivitas berbagai sistem yang dikoordinasi oleh pusat kehilangan panas heat-loss centre dan pusat perolehan panas heat-gain centre pada area preoptik hipotalamus anterior.

Hal ini memberi dampak jumlah panas yang diproduksi tubuh menjadi berbeda pula. Dalam hal ini darah sangat berperan dalam membawa panas dari tubuh dalam ke kulit sehingga panas dihamburkan kesekitarnya.Kebutuhan tubuh terhadap oksigen merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan mendesak.

Tanpa oksigen dalam waktu tertentu, sel tubuh akan mengalami kerusakan yang menetap dan menimbulkan festival-decazeville.com: Ch09_Sugiyono. Energi dibutuhkan untuk metabolisme dasar (seperti untuk menghasilkan panas tubuh serta kerja organ-organ tubuh) dan untuk aktivitas sehari-hari seperti belajar, bekerja serta berolah raga.

Kelebihan energi akan menghasilkan obesitas, sementara kekurangan energi dapat menyebabkan kekurangan gizi seperti marasmus.

Kebutuhan energy total orang dewasa diperlukan untuk metabolisme basal, aktivitas fisik, dan efek makanan atau pengaruh dinamik khusus (Specific Dynamic Actionl SDA).

Kebutuhan energi terbesar pada umumnya diperlukan untuk metabolisme festival-decazeville.com: Dan.

Obese didefinisikan dengan terlalu gemuk, sedangkan obesitas adalah peningkatan berat badan melebihi batas kebutuhan skeletal dan fisik sebagai akibat akumulasi lemak berlebihan dalam tubuh.

(Dorland, ). Obesitas terkait erat dengan kelebihan nutrisi dari batas yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam skenario ini, metabolisme nutrisi akan dibahas lebih lanjut berkaitan dengan festival-decazeville.com: Agatha Dinar.

Diduga faktor genetik mempengaruhi ‘metabolic rate’ dari seseorang, sehingga orang tersebut cenderung untuk lebih gemuk dan sulit untuk menurunkan berat badannya, namun faktor lainnya mempunyai pengaruh yang besar terhadap timbulnya festival-decazeville.com: Bayihamka.

Dampak Obesitas Terhadap Metabolisme Protein Dampak obesitas terhadap metabolisme protein masih menjadi bahan penelitian lebih lanjut. Akan tetapi, beberapa peneliti menyatakan bahwa obesitas moderate/sedang dan perbedaan distribusi lemak tubuh memang bisa dihubungkan dengan abnormalitas metabolisme protein.

Analisis Metabolisme Nutrisi Berkaitan Dengan Gizi Lebih dan Obesitas

Para peneliti tersebut memiliki hipotesis bahwa obesitad moderate dapat .

Dampak obesitas terhadap metabolisme dan kebutuhan energi
Rated 4/5 based on 45 review